Bagaimana sih cara menghindari sifat Riya' ?(bag 1)

Posted by MAJALAH ISLAMI on 05:41 AM, 17-Mar-13

*Definisi Riya

Definisi Riya, Riya menurut arti
bahasa berarti “melihat”
karena ketika berbuat, selalu
berusaha agar dilihat dan
diperhatikan oleh orang lain
untuk mendapat pujian. Sedangkan riya menurut istilah
adalah “sikap atau tindakan
seseorang memperlihatkan amal
perbuatannya serta ibadahnya
kepada orang lain.” Dengan kata
lain riya adalah melakukan amal atau ibadah dengan niat karena
selain Allah, ingin pujian atau
dilihat oleh orang lain. Riya
terbagi menjadi dua kategori
yaitu Riya dalam niat dan Riya
dalam perbuatan.
1. Riya dalam niat yaitu sejak
awal perbuatan, bahkan
sebelumnya sudah didasari riya’

2. Riya dalam perbuatan adalah
riya yang dilakukan ketika
sedang melakukan perbuatan

*Hukum Riya’
Riya’ ada dua jenis.
Jenis yang
pertama hukumnya syirik akbar.
Hal ini terjadi jika sesorang
melakukan seluruh amalnya agar
dilihat manusia, dan tidak sedikit
pun mengharap wajah Allah. Dia bermaksud bisa bebas hidup
bersama kaum muslimin, menjaga
darah dan hartanya. Inilah riya’
yang dimiliki oleh orang-orang
munafik. Allah berfirman tentang
keadaan mereka (yang artinya), “Sesungguhnya orang-orang
munafik itu menipu Allah, dan
Allah akan membalas tipuan
mereka . Dan apabila mereka
berdiri untuk shalat mereka
berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat)
di hadapan manusia. Dan tidaklah
mereka menyebut Allah kecuali
sedikit sekali” (QS. An
Nisaa’:142). Adapun yang

*kedua adalah riya’
yang terkadang menimpa orang
yang beriman. Sikap riya’ ini
terjadang muncul dalam sebagian
amal. Seseorang beramal karena
Allah dan juga diniatkan untuk selain Allah. Riya’ jenis seperti ini
merupakan perbuatan syirik
asghar.[1]

Jadi, hukum asal riya’ adalah
syirik asghar (syirik kecil).
Namun, riya’ bisa berubah
hukumnya menjadi syirik akbar
(syirik besar) dalam tiga keadaan
berikut :
1. Jika seseorang riya’
kepada manusia dalam pokok
keimanan. Misalnya seseorang
yang menampakkan dirinya di
hadapan manusia bahwa dia
seorang mukmin demi menjaga harta dan darahnya.
2. Jika riya’ dan sum’ah
mendominasi dalam seluruh jenis
amalan seseorang.
3. Jika seseorang dalam
amalannya lebih dominan
menginginkan tujuan dunia, dan
tidak mengharapkan wajah Allah.

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

1 responses to "Bagaimana sih cara menghindari sifat Riya' ?(bag 1)"

semrawut on 01:02 AM, 18-Mar-13

aku ijin anu
di tunggu komen baliknya ke anuku
-melayani
*saling follow
*tukar link
=syarat tukar link
-bloroll harus terlihat
dinklik.heck.in

Subscribe to comments feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(Some BBCode tags are allowed)

Security Code:
Enable Images